Mendeley merupakan salah satu aplikasi pengelola referensi yang banyak digunakan mahasiswa dan peneliti untuk menyimpan artikel ilmiah, mengatur sumber bacaan, serta membantu membuat sitasi dan daftar pustaka. Dalam praktiknya, proses memasukkan jurnal ke Mendeley tidak selalu berjalan lancar karena aplikasi terkadang gagal mengenali informasi bibliografi dari file PDF. Kondisi tersebut dapat terjadi ketika metadata tidak tersedia, struktur dokumen tidak terbaca dengan baik, atau informasi publikasi belum terindeks pada sumber yang digunakan aplikasi.
Ketika metadata tidak ditemukan, pengguna tidak harus membatalkan proses pengelolaan referensi atau mencari aplikasi lain. Salah satu solusinya adalah melakukan input jurnal manual di Mendeley dengan mengisi informasi publikasi berdasarkan dokumen asli atau laman resmi penerbit. Cara ini memungkinkan pengguna tetap menyimpan referensi secara terstruktur meskipun aplikasi tidak dapat mengambil data secara otomatis. Namun, proses pengisian perlu dilakukan secara teliti agar informasi yang digunakan untuk sitasi dan daftar pustaka tidak menimbulkan kesalahan.
Memahami cara input jurnal manual di Mendeley penting bagi mahasiswa yang sedang menyusun skripsi, tugas akhir, maupun artikel ilmiah. Kesalahan kecil pada nama penulis, tahun terbit, judul, atau nama jurnal dapat memengaruhi ketepatan daftar pustaka. Artikel ini membahas penyebab metadata tidak ditemukan, persiapan sebelum memasukkan data, langkah-langkah input referensi secara manual, serta cara memeriksa hasilnya. Dengan mengikuti panduan ini, pengguna dapat mengelola referensi secara lebih rapi dan mengurangi risiko kesalahan bibliografi.
Baca juga : Konsultasi Skripsi Online Terpercaya
Mengapa Metadata Jurnal Tidak Ditemukan di Mendeley?
Metadata merupakan informasi yang menjelaskan identitas sebuah dokumen ilmiah. Pada artikel jurnal, metadata umumnya mencakup judul artikel, nama penulis, tahun publikasi, nama jurnal, volume, nomor terbitan, halaman atau nomor artikel, DOI, dan informasi penerbit. Data tersebut membantu Mendeley mengenali referensi sekaligus menyediakan informasi yang diperlukan untuk menghasilkan sitasi dan daftar pustaka. Jika metadata tidak tersedia atau tidak terbaca, pengguna mungkin hanya melihat nama file tanpa informasi bibliografi yang lengkap.
Salah satu penyebab metadata tidak ditemukan adalah struktur PDF yang tidak mendukung pembacaan otomatis secara optimal. Beberapa dokumen merupakan hasil pemindaian halaman cetak sehingga teksnya berupa gambar, bukan teks digital yang dapat dikenali secara langsung. Ada pula file yang memiliki struktur dokumen tidak konsisten, informasi properti yang kosong, atau tata letak halaman pertama yang menyulitkan aplikasi mengenali identitas artikel. Dalam keadaan seperti ini, file tetap dapat dibuka dan dibaca, tetapi informasi referensinya belum tentu berhasil diambil secara otomatis.
Penyebab lainnya adalah informasi publikasi yang tidak lengkap atau sulit ditemukan melalui layanan pencocokan metadata. Misalnya, artikel dari jurnal lokal mungkin tidak memiliki DOI, halaman penerbit tidak menyediakan data bibliografi yang memadai, atau judul artikel tercatat berbeda antara file PDF dan situs jurnal. Kesalahan penulisan DOI juga dapat menghambat proses pencarian referensi. Oleh karena itu, sebelum melakukan input manual di Mendeley, pengguna perlu memastikan identitas artikel melalui dokumen asli atau sumber publikasi yang dapat dipercaya.
Persiapan Sebelum Melakukan Input Jurnal Manual
Langkah pertama adalah menyiapkan file jurnal yang benar dan memastikan dokumen tersebut merupakan publikasi yang ingin digunakan. Periksa halaman pertama untuk menemukan judul, nama penulis, afiliasi, nama jurnal, dan tahun penerbitan. Jika informasi tersebut tidak tercantum secara lengkap, buka laman resmi jurnal atau situs penerbit untuk mencari detail publikasi yang relevan. Sebaiknya, jangan mengisi informasi berdasarkan perkiraan karena metadata yang keliru dapat terbawa ke dalam sitasi dan daftar pustaka.
Selanjutnya, kumpulkan seluruh informasi bibliografi yang tersedia sebelum membuka formulir input manual. Catat nama setiap penulis sesuai urutan yang tercantum dalam artikel, termasuk nama keluarga atau nama lengkap sesuai format yang digunakan oleh sumber publikasi. Periksa juga volume, nomor, rentang halaman, nomor artikel, serta DOI apabila tersedia. Jika artikel diterbitkan secara daring terlebih dahulu sebelum masuk ke edisi jurnal tertentu, pastikan tahun dan detail publikasi yang digunakan sesuai dengan versi artikel yang dirujuk.
Pengguna juga perlu memastikan bahwa Mendeley Reference Manager sudah dapat dibuka dan koleksi referensinya siap digunakan. Nama menu serta susunan antarmuka dapat berbeda menurut versi aplikasi, sehingga istilah pada panduan mungkin tidak selalu sama persis dengan tampilan yang terlihat. Umumnya, proses dilakukan melalui fitur untuk menambahkan dokumen atau membuat entri referensi baru, kemudian memilih jenis dokumen yang sesuai. Dengan menyiapkan data sejak awal, proses input jurnal manual di Mendeley menjadi lebih efisien dan mengurangi kemungkinan kolom penting terlewat.
Langkah-Langkah Input Jurnal Manual di Mendeley
Setelah informasi publikasi terkumpul, pengguna dapat membuat entri referensi baru dan mengisi setiap kolom sesuai data artikel. Secara umum, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.
- Buka Mendeley Reference Manager dan masuk ke akun yang digunakan untuk mengelola koleksi referensi, jika diminta oleh aplikasi.
- Cari fitur untuk menambahkan dokumen atau membuat referensi baru. Pada versi tertentu, pilihan tersebut dapat ditemukan melalui tombol seperti Add new atau menu penambahan referensi.
- Pilih jenis dokumen yang sesuai, misalnya artikel jurnal atau Journal Article. Pemilihan tipe yang benar membantu aplikasi menerapkan struktur metadata yang sesuai untuk publikasi ilmiah.
- Isi judul artikel secara lengkap sesuai publikasi asli. Hindari memotong judul atau mengubah susunan kata hanya agar terlihat lebih ringkas.
- Masukkan nama penulis sesuai urutan yang tercantum pada artikel. Jika aplikasi menyediakan kolom penulis terpisah, masukkan nama setiap penulis melalui mekanisme yang disediakan agar nama tidak terbaca sebagai satu rangkaian yang keliru.
- Lengkapi tahun publikasi, nama jurnal, volume, nomor terbitan, halaman awal dan akhir, atau nomor artikel sesuai informasi yang tersedia.
- Tambahkan DOI apabila artikel memilikinya. Masukkan DOI yang benar dan hindari menggantinya dengan URL umum halaman jurnal jika kolom yang tersedia secara khusus meminta DOI.
- Periksa kembali seluruh informasi sebelum menyimpan entri. Pastikan tidak ada kolom yang tertukar, data yang terduplikasi, atau informasi yang ditambahkan berdasarkan asumsi.
- Jika file PDF belum terhubung dengan entri referensi, tambahkan atau lampirkan dokumen tersebut menggunakan fitur yang tersedia pada versi aplikasi. Setelah itu, buka kembali referensi untuk memastikan file dan metadata berada pada entri yang tepat.
Setelah proses selesai, jangan langsung menganggap referensi sudah benar hanya karena entri berhasil dibuat. Bandingkan metadata yang tersimpan dengan halaman pertama artikel dan laman resmi penerbit. Apabila terdapat kesalahan, lakukan penyuntingan sebelum referensi digunakan dalam tulisan akademik. Langkah verifikasi ini menjadi bagian penting dari input jurnal manual di Mendeley karena aplikasi membantu mengelola data, tetapi ketepatan informasi tetap perlu dipastikan oleh pengguna.
Kolom Metadata yang Perlu Diperhatikan saat Input Manual
Setiap jenis dokumen memiliki struktur metadata yang berbeda. Untuk artikel jurnal, beberapa kolom memiliki peran penting dalam menghasilkan sitasi dan daftar pustaka yang sesuai dengan gaya referensi yang digunakan. Tabel berikut merangkum informasi yang perlu diperhatikan ketika melakukan input jurnal manual di Mendeley.
| Kolom metadata | Informasi yang dimasukkan | Hal yang perlu diperhatikan |
|---|---|---|
| Type | Jenis dokumen, yaitu artikel jurnal | Pastikan tidak memilih jenis buku, laporan, atau prosiding jika sumbernya merupakan artikel jurnal |
| Title | Judul lengkap artikel | Salin sesuai publikasi asli, termasuk istilah teknis dan ejaan |
| Authors | Nama seluruh penulis | Pertahankan urutan penulis sesuai artikel dan periksa pemisahan nama |
| Year | Tahun publikasi | Gunakan tahun yang sesuai dengan versi publikasi yang dirujuk |
| Journal | Nama jurnal tempat artikel diterbitkan | Jangan tertukar dengan nama penerbit atau judul artikel |
| Volume | Volume jurnal | Isi jika tercantum pada artikel atau laman resmi |
| Issue | Nomor terbitan | Masukkan nomor edisi jika tersedia |
| Pages | Halaman awal dan akhir | Gunakan rentang halaman sesuai sumber, jika artikel memakai penomoran halaman |
| Article number | Nomor artikel | Gunakan jika jurnal memakai nomor artikel sebagai pengganti rentang halaman dan aplikasi menyediakan kolom yang sesuai |
| DOI | Pengenal digital artikel | Pastikan DOI merujuk pada artikel yang sama |
| URL | Alamat laman publikasi | Gunakan jika diperlukan dan sesuai dengan kolom yang tersedia |
Tidak semua jurnal menyediakan seluruh informasi dalam tabel tersebut. Beberapa publikasi daring menggunakan nomor artikel, sementara jurnal lain menggunakan rentang halaman tradisional. Jika informasi tertentu memang tidak tersedia, jangan mengarang nilainya hanya untuk membuat semua kolom terisi. Sebaiknya, gunakan data yang dapat diverifikasi dan ikuti pedoman sitasi yang berlaku pada institusi atau jurnal tujuan.

Memeriksa dan Memperbaiki Metadata setelah Input Manual
Pemeriksaan metadata merupakan tahap yang tidak boleh dilewatkan setelah referensi berhasil ditambahkan. Mulailah dengan membandingkan judul artikel, nama penulis, tahun publikasi, dan nama jurnal dengan sumber aslinya. Perhatikan pula tanda baca, urutan nama penulis, serta penulisan istilah khusus yang mungkin memiliki ejaan berbeda. Jika ditemukan ketidaksesuaian, buka kembali detail referensi di Mendeley dan perbaiki bagian yang bermasalah sebelum menggunakan entri tersebut dalam dokumen akademik.
Pemeriksaan juga perlu dilakukan terhadap DOI dan tautan publikasi. DOI yang benar seharusnya mengarah ke artikel yang sesuai, bukan ke publikasi lain dengan judul atau nama penulis yang mirip. Apabila DOI tidak tersedia, pengguna dapat memeriksa artikel melalui situs resmi jurnal, repositori institusi, atau halaman penerbit yang sah. Jangan menambahkan DOI berdasarkan dugaan hanya karena formatnya tampak serupa dengan DOI artikel lain.
Setelah metadata dipastikan benar, pengguna dapat mengelompokkan referensi ke dalam koleksi berdasarkan topik atau kebutuhan penelitian. Sebagai contoh, artikel tentang metode penelitian dapat dipisahkan dari artikel yang membahas hasil penelitian terdahulu atau teori utama. Pengelompokan semacam ini memudahkan pencarian kembali sumber ketika menyusun tinjauan pustaka. Pengguna juga dapat memanfaatkan fitur pencarian dan catatan yang tersedia pada aplikasi untuk membantu mengingat relevansi setiap artikel.
Ketika referensi akan digunakan dalam Microsoft Word, pastikan entri yang dipilih merupakan referensi yang telah diperiksa, bukan salinan yang memiliki metadata lebih buruk. Mendeley Cite dapat membantu memasukkan sitasi dan menyusun daftar pustaka berdasarkan referensi yang tersedia, tetapi hasilnya tetap perlu ditinjau. Periksa apakah nama penulis, tahun, judul, dan informasi jurnal muncul secara tepat sesuai gaya sitasi yang digunakan. Perbedaan aturan antara APA, IEEE, Vancouver, dan gaya lainnya berarti pengguna tidak sebaiknya mengandalkan hasil otomatis tanpa pemeriksaan akhir.
Kebiasaan memeriksa metadata sejak awal juga dapat mencegah pekerjaan berulang menjelang tenggat pengumpulan skripsi atau artikel ilmiah. Jika ada referensi yang belum lengkap, tandai untuk ditinjau kembali dan cari informasi tambahan dari sumber resmi. Hindari menghapus data yang masih diperlukan sebelum memastikan bahwa dokumen atau entri lain yang lebih lengkap sudah tersedia. Dengan demikian, koleksi referensi tetap teratur dan dapat digunakan secara konsisten sepanjang proses penelitian.
Baca juga : Cara Upload Jurnal ke Mendeley agar Koleksi Referensi Lebih Mudah Dikelola
Kesimpulan
Cara input jurnal manual di Mendeley menjadi solusi ketika aplikasi tidak berhasil menemukan atau membaca metadata dari artikel ilmiah. Pengguna dapat membuat entri referensi baru, memilih jenis dokumen yang tepat, lalu mengisi judul, nama penulis, tahun, nama jurnal, volume, nomor, halaman, dan DOI berdasarkan sumber yang dapat dipercaya. Setelah data dimasukkan, pemeriksaan kembali perlu dilakukan untuk memastikan tidak ada informasi yang salah, tertukar, atau dibuat berdasarkan perkiraan. Pengisian manual yang teliti membantu menjaga kualitas koleksi referensi sekaligus mendukung pembuatan sitasi dan daftar pustaka yang lebih akurat.
Agar pengelolaan referensi lebih efektif, biasakan memeriksa metadata setiap kali menambahkan artikel baru ke Mendeley. Simpan file dari sumber yang sah, kelompokkan referensi sesuai topik penelitian, dan tinjau hasil sitasi sebelum naskah dikumpulkan atau dikirimkan ke jurnal. Jika informasi publikasi sulit ditemukan, utamakan halaman resmi penerbit atau jurnal daripada mengandalkan sumber yang tidak jelas. Dengan langkah yang konsisten, Mendeley dapat menjadi alat bantu yang andal untuk mengatur literatur dan mendukung penulisan karya ilmiah secara lebih sistematis.
Untuk mendapatkan informasi terbaru dan terpercaya seputar skripsi, terus ikuti berbagai artikel edukatif dari Skripsi Malang serta manfaatkan layanan pendampingan skripsi dan tugas akhir dengan menghubungi Admin Skripsi Malang, agar Anda dapat Konsultasikan kesulitan Anda dan raih kelulusan studi lebih cepat.

