Cara Submit Artikel ke Jurnal Terakreditasi SINTA dari Registrasi hingga Review

Publikasi artikel ilmiah menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan akademik, baik bagi mahasiswa, dosen, peneliti, maupun akademisi lainnya. Salah satu tujuan publikasi adalah menyebarluaskan hasil penelitian agar dapat dibaca dan dimanfaatkan oleh masyarakat akademik. Dalam konteks publikasi nasional, jurnal terakreditasi SINTA sering menjadi salah satu target yang dipertimbangkan karena memiliki sistem pengelolaan dan penilaian sesuai ketentuan akreditasi yang berlaku.

Namun, proses submit artikel ke jurnal terakreditasi SINTA tidak berhenti pada mengunggah naskah ke website jurnal. Penulis perlu melewati beberapa tahapan, mulai dari memilih jurnal yang sesuai, melakukan registrasi akun, menyiapkan manuskrip berdasarkan author guidelines, mengisi metadata artikel, hingga mengikuti proses pemeriksaan dan review. Setiap jurnal dapat memiliki prosedur dan kebijakan yang berbeda sehingga penulis perlu membaca petunjuk secara teliti.

Memahami alur submission sejak awal dapat membantu penulis mengurangi kesalahan administratif maupun teknis. Artikel yang sudah sesuai dengan fokus jurnal, format penulisan, dan ketentuan submission akan lebih siap untuk memasuki proses editorial. Artikel ini membahas tahapan submit artikel ke jurnal terakreditasi SINTA secara sistematis, mulai dari persiapan sebelum registrasi sampai menghadapi proses review dan revisi.

Baca juga : Konsultasi Skripsi Online Terpercaya 

Memilih Jurnal Terakreditasi SINTA yang Sesuai

Tahap pertama sebelum melakukan submission adalah menentukan jurnal yang sesuai dengan bidang penelitian. Setiap jurnal memiliki focus and scope yang menjelaskan topik, bidang keilmuan, metode, atau jenis kajian yang diterima. Penulis sebaiknya tidak hanya melihat status akreditasi, tetapi juga membaca beberapa artikel terbaru untuk mengetahui karakter penelitian yang diterbitkan.

Status akreditasi jurnal juga perlu diverifikasi melalui sumber yang dapat dipercaya. Dalam sistem akreditasi jurnal nasional, jurnal dapat memiliki peringkat SINTA yang berbeda, sehingga penulis perlu memastikan status jurnal sesuai dengan kebutuhan publikasi. Informasi mengenai penerbit, ISSN, periode akreditasi, dan laman resmi jurnal juga penting diperiksa agar penulis tidak menggunakan informasi yang sudah tidak sesuai.

Setelah menemukan beberapa kandidat, penulis dapat membandingkan ketentuan masing-masing jurnal. Perhatikan jenis artikel yang diterima, bahasa penulisan, template, gaya sitasi, jumlah kata, biaya publikasi jika ada, serta prosedur peer review. Dengan melakukan pemeriksaan sebelum registrasi, penulis dapat memilih target yang lebih sesuai dan menghindari pekerjaan tambahan akibat salah memilih jurnal.

Menyiapkan Artikel Sebelum Registrasi dan Submission

Sebelum membuat akun pada website jurnal, manuskrip sebaiknya sudah dipersiapkan mendekati format yang diminta. Penulis perlu membaca author guidelines dan template resmi untuk mengetahui struktur artikel yang ditetapkan. Ketentuan tersebut dapat mencakup judul, abstrak, kata kunci, pendahuluan, metode, hasil, pembahasan, kesimpulan, referensi, serta format tabel dan gambar.

Isi artikel juga perlu diperiksa dari sisi substansi. Latar belakang harus menjelaskan permasalahan dan alasan penelitian dilakukan, sedangkan metode perlu menggambarkan proses penelitian dengan cukup jelas. Hasil dan pembahasan harus memiliki hubungan dengan tujuan penelitian, sementara kesimpulan perlu merangkum temuan utama berdasarkan data yang diperoleh.

Selain isi, aspek teknis tidak boleh diabaikan. Penulis perlu memeriksa format file, gaya sitasi, kelengkapan referensi, kualitas gambar, tabel, serta konsistensi antara kutipan dalam teks dan daftar pustaka. Pemeriksaan menggunakan reference manager juga dapat membantu mengurangi kesalahan penulisan referensi sebelum artikel dikirim melalui sistem jurnal.

Tahapan Registrasi hingga Submit Artikel ke Jurnal Terakreditasi SINTA

Setelah jurnal dan manuskrip dipastikan sesuai, proses submission dapat dimulai melalui website resmi jurnal. Secara umum, penulis akan membuat akun terlebih dahulu sebelum dapat mengakses menu pengiriman artikel. Tahapan berikut dapat menjadi gambaran umum proses yang perlu dilakukan.

  • Buka website resmi jurnal yang menjadi target publikasi.
  • Pastikan jurnal dan laman submission merupakan sumber resmi.
  • Pilih menu Register atau Create Account jika belum memiliki akun.
  • Isi nama, alamat email, username, dan informasi lain yang diminta.
  • Pilih peran sebagai Author apabila sistem menyediakan pilihan role.
  • Gunakan alamat email yang aktif karena dapat digunakan untuk verifikasi dan komunikasi editorial.
  • Lakukan verifikasi akun apabila jurnal meminta konfirmasi melalui email.
  • Login menggunakan akun yang telah dibuat.
  • Buka menu pengiriman artikel seperti New Submission atau Submit Manuscript.
  • Baca kembali informasi submission dan persyaratan yang ditampilkan sistem.
  • Pilih kategori atau section artikel sesuai jenis manuskrip.
  • Ikuti checklist submission yang disediakan jurnal.
  • Unggah file manuskrip sesuai format yang diminta.
  • Masukkan metadata artikel, seperti judul, abstrak, kata kunci, dan informasi penulis.
  • Tambahkan referensi atau informasi pendukung apabila diminta.
  • Periksa kembali seluruh data sebelum menyelesaikan submission.
  • Klik tombol Finish Submission atau tombol dengan fungsi serupa.
  • Simpan bukti atau nomor submission untuk memantau perkembangan artikel.

Tahapan Submission dan Review Artikel

Setelah artikel dikirim, naskah biasanya masuk ke tahap pemeriksaan awal oleh editor. Pada tahap ini, editor dapat memeriksa kesesuaian artikel dengan focus and scope, kelengkapan dokumen, format penulisan, serta beberapa persyaratan administratif. Pemeriksaan awal ini berbeda dengan peer review karena belum tentu melibatkan evaluasi substansi secara mendalam oleh reviewer.

Apabila artikel lolos pemeriksaan awal, jurnal dapat meneruskannya ke proses review sesuai kebijakan yang berlaku. Reviewer kemudian memberikan penilaian terhadap aspek tertentu dari manuskrip, misalnya kebaruan, metodologi, kualitas pembahasan, penggunaan referensi, dan kesesuaian antara hasil dengan kesimpulan. Mekanisme review dapat berbeda antarjurnal sehingga penulis perlu mengikuti informasi yang diberikan pada website jurnal.

Hasil review dapat menghasilkan beberapa kemungkinan keputusan, seperti permintaan revisi atau keputusan editorial lainnya. Jika penulis mendapatkan revisi, setiap komentar reviewer sebaiknya dibaca secara teliti dan dijawab berdasarkan isi penelitian. Revisi yang sistematis, disertai penjelasan mengenai perubahan yang dilakukan, dapat membantu editor memahami respons penulis terhadap masukan yang diberikan.

Hal yang Perlu Diperiksa pada Setiap Tahap Submission

Agar proses submit artikel ke jurnal terakreditasi SINTA berjalan lebih terarah, penulis dapat menggunakan daftar pemeriksaan sederhana. Setiap tahap perlu diperhatikan karena kesalahan kecil pada administrasi atau metadata dapat menyebabkan proses submission menjadi kurang lancar.

Tahap Hal yang Perlu Diperiksa Tujuan
Pemilihan jurnal Bidang, focus and scope, status akreditasi Memastikan jurnal sesuai dengan penelitian
Registrasi Nama, email, username, dan role Memastikan akun dapat digunakan
Persiapan manuskrip Struktur, template, format file Menyesuaikan artikel dengan ketentuan
Metadata Judul, abstrak, kata kunci Memastikan informasi artikel akurat
Penulis Nama, afiliasi, dan urutan penulis Menghindari kesalahan data kepengarangan
Referensi Kutipan dan daftar pustaka Menjaga konsistensi sumber
Submission File dan checklist Memastikan seluruh persyaratan terpenuhi
Editorial check Scope dan kelengkapan naskah Mengetahui kelayakan awal artikel
Peer review Komentar reviewer Menjadi dasar perbaikan manuskrip
Revisi Respons dan perubahan artikel Menindaklanjuti hasil evaluasi
Monitoring Status submission Memantau perkembangan artikel

Memahami Metadata dan Informasi Penulis

Salah satu bagian yang sering dianggap sederhana tetapi penting dalam proses submission adalah pengisian metadata. Metadata merupakan informasi yang melekat pada artikel dan digunakan oleh sistem jurnal untuk mengidentifikasi serta mengelola manuskrip. Data tersebut dapat mencakup judul artikel, abstrak, kata kunci, nama penulis, afiliasi, email, dan referensi.

Penulis perlu memastikan informasi pada metadata sama dengan informasi pada manuskrip. Perbedaan penulisan nama, urutan penulis, afiliasi, atau judul dapat menimbulkan masalah administratif ketika artikel diproses. Jika artikel memiliki beberapa penulis, data setiap penulis juga perlu diperiksa agar tidak ada nama atau informasi yang tertinggal.

Kata kunci juga sebaiknya dipilih berdasarkan isi penelitian dan ketentuan jurnal. Kata kunci yang relevan dapat membantu menggambarkan topik artikel secara lebih jelas. Penulis sebaiknya mengikuti jumlah kata kunci yang ditentukan jurnal dan menghindari penggunaan istilah yang tidak berhubungan langsung dengan isi manuskrip.

Menghadapi Review dan Permintaan Revisi

Tahap review merupakan bagian penting dalam proses publikasi karena artikel akan mendapatkan evaluasi berdasarkan standar yang ditetapkan jurnal. Penulis perlu memahami bahwa komentar reviewer merupakan bagian dari proses editorial dan dapat berisi pertanyaan, koreksi, maupun saran perbaikan. Karena itu, respons terhadap reviewer sebaiknya dilakukan secara akademik dan tidak terburu-buru.

Ketika menerima hasil review, penulis dapat mengelompokkan komentar berdasarkan bagian artikel yang perlu diperbaiki. Perubahan pada metode, hasil, pembahasan, referensi, atau aspek teknis sebaiknya dilakukan dengan memperhatikan alasan ilmiah. Setelah revisi selesai, penulis dapat membuat dokumen response to reviewers apabila jurnal memintanya agar setiap komentar memiliki tanggapan yang jelas.

Waktu penyelesaian revisi perlu diperhatikan sesuai batas yang diberikan jurnal. Penulis sebaiknya tidak menunggu sampai mendekati tenggat untuk mulai memperbaiki manuskrip, terutama jika komentar reviewer cukup banyak. Setelah revisi dikirim, artikel dapat kembali diperiksa oleh editor atau reviewer sesuai kebijakan jurnal, sehingga proses publikasi belum tentu selesai hanya setelah satu kali revisi.

Menghindari Kesalahan Saat Submit Artikel

Kesalahan dalam submission dapat terjadi karena penulis terlalu fokus pada isi artikel dan kurang memperhatikan petunjuk teknis. Salah satu contoh yang umum adalah menggunakan template lama, mengunggah file yang tidak sesuai, atau mengabaikan checklist yang diberikan sistem. Pemeriksaan akhir sebelum menekan tombol submission dapat membantu mengurangi risiko tersebut.

Penulis juga perlu menghindari pemilihan jurnal hanya berdasarkan status akreditasi. Jurnal dengan peringkat tertentu belum tentu memiliki focus and scope yang sesuai dengan penelitian. Relevansi topik, metode, jenis artikel, ketentuan penulisan, dan kebijakan editorial tetap perlu menjadi bagian dari pertimbangan.

Selain itu, penulis perlu berhati-hati terhadap informasi jurnal yang tidak berasal dari sumber resmi. Pastikan alamat website, identitas penerbit, ISSN, informasi editorial, dan prosedur submission dapat diverifikasi. Jika terdapat informasi yang berbeda antara sumber pihak ketiga dan website resmi jurnal, penulis sebaiknya melakukan pemeriksaan lebih lanjut sebelum mengirim manuskrip.

Menyusun Strategi Submission yang Lebih Terarah

Submit artikel ke jurnal terakreditasi SINTA akan lebih mudah dikelola jika penulis membuat strategi sejak sebelum registrasi. Penulis dapat membuat daftar beberapa jurnal yang relevan, kemudian membandingkan focus and scope, format artikel, jenis manuskrip, kebijakan review, biaya, dan informasi penerbitannya. Cara ini membantu penulis memiliki target yang jelas tanpa mengabaikan kemungkinan adanya jurnal alternatif.

Manuskrip juga sebaiknya tidak dibuat secara terpisah dari target jurnal. Setelah jurnal yang sesuai ditemukan, penulis dapat menyesuaikan struktur artikel berdasarkan author guidelines tanpa mengubah substansi penelitian secara tidak tepat. Penyesuaian sejak awal biasanya lebih efisien dibandingkan memperbaiki seluruh format setelah submission dilakukan.

Jika artikel mendapatkan permintaan revisi, penulis perlu menjaga dokumentasi setiap perubahan. Simpan versi manuskrip, komentar reviewer, response letter, dan informasi komunikasi dari editor secara teratur. Dokumentasi tersebut dapat membantu penulis melacak proses perbaikan dan memastikan tidak ada komentar penting yang terlewat.

Baca juga : Jurnal Terakreditasi untuk Dosen dan Pertimbangan dalam Memilih Target Publikasi

Kesimpulan

Cara submit artikel ke jurnal terakreditasi SINTA pada dasarnya terdiri dari beberapa tahap yang saling berkaitan, mulai dari memilih jurnal, memeriksa status dan ruang lingkup, menyiapkan manuskrip, melakukan registrasi, mengisi metadata, mengunggah artikel, hingga mengikuti pemeriksaan editorial dan peer review. Setiap jurnal dapat memiliki sistem dan ketentuan yang berbeda sehingga penulis perlu membaca author guidelines serta informasi submission secara teliti. Persiapan yang baik dapat membantu mengurangi kesalahan administratif dan teknis selama proses publikasi.

Penulis sebaiknya tidak terburu-buru mengirim artikel hanya karena menemukan jurnal yang memiliki status akreditasi sesuai kebutuhan. Periksa kesesuaian penelitian, format manuskrip, kebijakan editorial, sistem review, biaya jika ada, serta informasi resmi jurnal sebelum melakukan submission. Dengan memahami alur dari registrasi hingga review dan menyiapkan respons revisi secara sistematis, proses publikasi dapat dijalankan dengan lebih terarah dan profesional.

Untuk mendapatkan informasi terbaru dan terpercaya seputar skripsi, terus ikuti berbagai artikel edukatif dari Skripsi Malang serta manfaatkan layanan pendampingan skripsi dan tugas akhir dengan menghubungi Admin Skripsi Malang, agar Anda dapat Konsultasikan kesulitan Anda dan raih kelulusan studi lebih cepat.

This will close in 20 seconds