Review skripsi dapat diartikan sebagai proses pemeriksaan menyeluruh terhadap isi, struktur, dan kualitas penulisan skripsi sebelum tahap akhir penyelesaian. Tujuan utama dari review ini adalah memastikan bahwa skripsi memiliki kesesuaian dengan kaidah penulisan ilmiah serta memiliki argumentasi yang kuat dan logis. Proses review biasanya mencakup pengecekan tata bahasa, alur pembahasan, kesesuaian teori, kelengkapan metodologi, dan validitas hasil penelitian.
Melalui review skripsi, mahasiswa dapat mengidentifikasi kesalahan yang mungkin tidak disadari ketika sedang fokus pada penulisan. Kesalahan tersebut bisa berupa kesalahan pengetikan, pengulangan kalimat, penggunaan teori yang kurang tepat, hingga ketidaksesuaian format akademik. Dengan demikian, review memberikan kesempatan untuk memperbaiki sebelum terlambat.
Selain itu, review skripsi membantu penulis menjaga objektivitas dalam pembahasan. Mahasiswa yang terlalu terlibat dalam penulisan seringkali sulit melihat kelemahan sendiri, sehingga pandangan reviewer sangat dibutuhkan untuk memberikan sudut pandang baru. Hal ini memungkinkan skripsi menjadi lebih kuat dari sisi akademis.
Tujuan lain review skripsi adalah memastikan bahwa referensi dan kutipan yang digunakan sudah akurat serta mengikuti gaya penulisan yang ditetapkan kampus, seperti APA, MLA, atau Chicago Style. Kesalahan dalam referensi dapat berakibat serius, termasuk tuduhan plagiarisme jika tidak tepat.
Pada akhirnya, review skripsi bukan hanya soal memperbaiki kesalahan teknis, namun membantu meningkatkan kualitas intelektual karya ilmiah secara keseluruhan.
Baca Juga: Optimalisasi Skripsi Sistem Informasi di Era Digital
Jenis-Jenis Review Skripsi
Review skripsi dapat dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan pihak yang melakukan dan fokus evaluasinya. Pertama, review oleh diri sendiri atau self-review. Pada tahap ini, mahasiswa membaca kembali hasil tulisannya secara perlahan dan teliti. Meskipun sederhana, self-review tetap perlu dilakukan untuk menemukan kesalahan dasar dalam penulisan dan penyusunan.
Jenis kedua adalah review oleh teman sejawat. Peer review ini bermanfaat untuk mendapatkan sudut pandang lain dari tingkat pemahaman yang setara. Teman sejawat biasanya dapat memberikan komentar yang jujur mengenai ide, alur, dan kejelasan penjelasan. Hal ini sangat membantu untuk memperbaiki bagian yang dirasa membingungkan atau kurang detail.
Jenis ketiga adalah review oleh dosen pembimbing. Proses ini biasanya menjadi bagian resmi dari penyusunan skripsi. Pembimbing memberikan masukan berdasarkan keahliannya, baik terkait teori, metodologi, maupun kesimpulan penelitian. Masukan dari pembimbing biasanya wajib ditindaklanjuti sebelum skripsi dinyatakan siap untuk diuji.
Selanjutnya, review juga dapat dilakukan oleh editor profesional yang membantu memperbaiki tata bahasa, format, dan gaya penulisan. Jenis review ini biasanya dilakukan jika mahasiswa ingin hasil tulisannya sangat rapi dan siap cetak.
Terakhir, terdapat review oleh tim penguji saat seminar proposal maupun ujian skripsi. Pada tahap ini, review lebih berfokus pada substansi penelitian, keaslian ide, dan kekuatan argumen yang dibangun penulis.
Langkah-Langkah Melakukan Review Skripsi
Sebelum melakukan review skripsi, mahasiswa perlu memahami tahapan yang runtut agar prosesnya lebih efektif.
Langkah-langkah yang dapat dilakukan antara lain:
-
Membaca ulang skripsi secara utuh dari awal hingga selesai.
-
Menandai bagian yang tidak jelas, berulang, atau terlalu panjang.
-
Memeriksa kelengkapan referensi dan kesesuaian sitasi.
-
Mengecek kesesuaian antara rumusan masalah, tujuan, metode, dan kesimpulan.
-
Memperbaiki kembali gaya penulisan agar sesuai dengan pedoman akademik kampus.
Pada proses ini, mahasiswa dianjurkan untuk beristirahat sejenak setelah menyelesaikan penulisan bab terakhir, sehingga saat melakukan review pikiran lebih segar.
Kesalahan Umum yang Ditemukan Saat Review
Dalam proses review skripsi, beberapa kesalahan umum sering ditemukan.
Kesalahan yang sering muncul meliputi:
-
Rumusan masalah dan tujuan penelitian tidak sejalan.
-
Metodologi yang dijelaskan kurang detail atau tidak sesuai objek penelitian.
-
Penggunaan teori yang tidak relevan atau terlalu sedikit referensi.
-
Analisis data yang lemah dan tidak menjawab masalah penelitian.
-
Kesimpulan yang tidak menggambarkan hasil pembahasan secara menyeluruh.
Menghindari kesalahan tersebut dapat membuat skripsi lebih solid dan mudah dipertahankan saat ujian skripsi.
Pentingnya Review dalam Persiapan Sidang
Review skripsi memiliki peran besar dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi ujian skripsi. Melalui review yang matang, mahasiswa dapat memahami isi skripsinya secara menyeluruh, bukan hanya menulis tanpa memahami konteks. Pemahaman ini sangat penting karena penguji akan menilai kemampuan penulis dalam mempertanggungjawabkan hasil penelitiannya.
Selain itu, skripsi yang sudah direview cenderung memiliki struktur yang lebih rapi dan argumentasi yang lebih kuat. Hal ini membantu mahasiswa tampil percaya diri dan lebih siap secara mental ketika menjawab pertanyaan penguji. Persiapan yang baik akan mengurangi rasa cemas dan membantu proses sidang berjalan lancar.
Review juga membantu penulis mengidentifikasi bagian yang perlu diperdalam saat presentasi. Dengan begitu, mahasiswa dapat menjelaskan inti penelitian dengan jelas tanpa kesan ragu atau bingung. Semakin matang review skripsi dilakukan, semakin baik pula kualitas final karya ilmiah tersebut.
Baca Juga: Strategi Menghadapi Skripsi dan Stress Akademik pada Mahasiswa
Kesimpulan
Review skripsi adalah langkah penting dalam penyusunan karya ilmiah yang tidak boleh diabaikan. Proses ini memberikan kesempatan bagi penulis untuk melihat kembali kesesuaian isi, struktur, logika, serta kejelasan pembahasan dalam skripsi. Mulai dari self-review, peer review, hingga review dosen pembimbing, semuanya memberikan kontribusi penting dalam menghasilkan skripsi yang berkualitas. Dengan melakukan review secara teliti, mahasiswa dapat mempersiapkan diri lebih baik untuk menghadapi ujian skripsi dan meningkatkan peluang kelulusan dengan hasil yang memuaskan. Review bukan hanya tentang memperbaiki tulisan, tetapi juga tentang meningkatkan pemahaman dan kekuatan argumentasi dalam karya ilmiah.


